The First of Public Speaking


THE FISRT OF PUBLIC SPEAKING

Masih teringat dengan jelas dalam bayangan bagaimana gugup, takut, bahkan sampai mulas perut ini saat aku akan memulai public speaking pertama di sebuah kursusan di Pare, Kediri yang disana aku baru belajar selama 5 hari. Di depan orang yang sebelumnya tidak ku kenal, aku harus berbicara mengenai suatu topik menggunakan Bahasa Inggris. Bagaimana bisa? Public speaking dalam Bahasa Indonesia saja rasanya sudah sulit, dan sekarang harus menggunakan Bahasa Inggris yang sama sekali belum aku kuasai.
Baiklah, aku harus bisa mengadapi rasa takut ini. Lagi pula aku sudah mempersiapkan, berlatih, memahami bahkan menghapal materi yang akan aku sampaikan selama satu minggu. Harusnya aku sudah siap. Mendadak perutku mulas dan tanganku dingin saat aku berpikir bagaimana jika mereka bertanya mengenai materi yang akan kusampaikan. Aku harus bagaimana ? Jawab saja, bukankah kau sudah belajar mengenai materi itu sebelumnya. Mudah saja berkata seperti itu. Tapi kenyataannya aku harus menjawab semua pertanyaan menggunakan Bahasa Inggris. Ingat, bahwa aku belum bisa Bahasa Inggris.

THE FUTURE

“Talking about the future, everyone will want a successfull and brilliant future. Either become a wealthy businessman, a film producer famous, or maybe want to be a husbund or wife who coveted. To be able to realize that all, we must have an ambition, dream, and expectation.
The ambition is the beginning of all. Ambition is the desire to achieve something or willingness to achieve success. Ambition is important because of the ambition that move the possessed person to achieve career goals. Without ambition did not do anything. Usually those who were ambitious to try to make his work fit certain standards, in order to quickly reach the door of success.
The journey to success is not easy, sometimes we have to sacrifice a lot. In addition, we should be able to fight the fear of failure. So, from here, we need to remember this “don’t think about failure that willcome, but think how we are to succed”. Ok. The last, for our motivation, we don’t know how the day tomorrow, we can do is do you best and be happy now”.

Itu teks pertama public speaking yang ku buat dalam Bahasa Inggris. Jika teringat masa itu, meskipun sudah tiga tahun yang lalu rasanya benar-benar memalukan. Lihat saja susunan kalimatnya, jelas sekali bahwa aku masih amateur. Tapi aku harus terus mencoba dan belajar sampai public speaking selanjutnya bisa lebih baik. Maka setiap kali akan diadakan public speaking aku benar-benar mempersiapkan semuanya dengan baik, dari mencari tema atau topik yang aku suka, membuat teksnya, berlatih, sampai menghapalkan beberapa kalimat karena ingin berhasil dan menjalankannya dengan baik.
Namun semua persiapan itu belumlah cukup. Kenapa? Meskipun sudah melakukan persiapan bahkan berlatih, saat pubic speaking aku masih mengalami hambatan, seperti nervous hingga lupa apa yang akan dibicarakann, takut bila cara penyampaian tidak bagus, takut ketika ditanya namun tidak mampu menjawab, dan sebagainya. Lalu aku bertanya, apakah yang salah, apakah yang kurang? Kemudian berusaha mencari tahu di manakah letak kesalahan dan kekurangan itu? Selama itu pula aku terus mencoba, belajar, dan berlatih. Sampai akhirnya aku menemukan kunci sukses public speaking.
Nah, pada postingan selanjutnya aku akan berbagi rahasia bagaimana public speaking dapat berhasil dan sukses. So wait and see yaaa~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

He's So Annoying (5)

Mengapa Kita Bisa Lupa ?

He Makes Me so Awkward