Berbagi tak 'kan Merugi
Minggu,
17 April 2016
Berbagi
itu Indah/Berbagi tak ‘kan merugi

Berbagi
itu luas maknanya, tidak hanya soal memberi tapi juga menerima; tidak hanya
seputar materi, tenaga, waktu dan kasih sayang; tidak hanya kepada manusia,
flora, fauna, tapi juga alam pun Tuhan. Berbagi tak mengenal batas ruang dan
waktu, berbagi tak perlu menunggu seseorang harus kaya dan berkecukupan, juga
tak selalu mereka yang berekonomi lemah harus menerima bentuk dari berbagi.
Meskipun
berbagi wajib bagi mereka yang hidupnya telah berkecukupan bukan berarti gugur
bagi mereka yang hidupnya masih serba kekurangan. Banyak hal yang dapat
dilakukan untuk berbagi, semisal membuat orang lain semangat dan tersenyum
dikala terpuruk, memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin mencoba suatu
hal, bahkan memberikan sesuatu yang sangat kita sukai.
Jangan
lihat besar kecilnya nilai dari suatu apa yang telah kita beri, karena itu akan
membuat kita merasa sombong dan rendah diri. Tapi lihatlah apa yang terukir
dari ketulusan dan keikhlasan yang kita berikan. Buanglah pikiran bahwa sesuatu
yang telah kita bagi akan mengurangi apa yang kita miliki. Ingatlah selalu
bahwa Allah akan memberikan balasan bagi perbuatan sekecil apapun.
Maka
perbanyaklah berbagi sekalipun itu hal yang sederhana, baik sadar atau tidak banyak
manfaat yang telah kita rasakan diantaranya adalah tali silaturahmi dapat
terjalin karenanya, senyuman –baik si pemberi atau si penerima– dapat terukir
karenanya, hati menjadi lapang, mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, dan
meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
Selma
R. M. Rais
LPU
An-Naba’
Note :
Meskipun tulisan ini sudah berusia lebih dari setahun (karena belum sempat posting hehe) tapi itu tidak memengaruhi kualitas isi pengalaman dan pembelajaran berharga yang saya dapatkan selama di LPU An-Naba'. Jadi, selama masih ada kesempatan untuk berbagi dan posting yaa sudah posting saja hihi ^_^
Lanjutkan ka!
BalasHapus